Deskripsi
SEPEREMPAT ABAD
UNMA BERKHIDMAT
Mengabdikan Ilmu, Merawat Cahaya
Penulis:
Prof. Dr. K.H. H.E. Syibli Syarjaya, L.M.L, M.M.
Dr. Taryanto, S.E., M.M.
Desain Cover:
Nur Muhamad Safi’i
Tata Letak:
Ida Farida
Editor:
Dr. Abdurokhim, M.M
Ida Farida
Penerbit:
Greenbook Publishing Indonesia
Jumlah Halaman:
278 Halaman
*Sinopsis*
Buku Seperempat Abad UNMA Berkhidmat: Mengabdikan Ilmu, Merawat Cahaya merupakan karya historis dan reflektif yang merekam perjalanan Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang berakar pada tradisi panjang perjuangan Mathla’ul Anwar sejak berdiri pada tahun 1916. Buku ini tidak hanya menelusuri proses pendirian dan perkembangan UNMA selama seperempat abad, tetapi juga menafsirkan makna pengabdian, nilai, dan dinamika kelembagaan yang membentuk identitas universitas.
Dengan menggunakan pendekatan historis-kualitatif dan perspektif kelembagaan, buku ini mengkaji perjalanan UNMA melalui fase embrional, pendirian, konsolidasi, hingga penguatan tata kelola dan mutu akademik. Narasi disusun berdasarkan sumber arsip, dokumen institusional, serta pengalaman para pelaku sejarah, sehingga menghadirkan rekam jejak institusional yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Buku ini menempatkan UNMA bukan sekadar sebagai entitas administratif pendidikan tinggi, melainkan sebagai ruang berkhidmat melalui pendidikan, tempat ilmu diposisikan sebagai cahaya peradaban dan pengabdian sebagai orientasi utama. Nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian yang diwariskan Mathla’ul Anwar dipahami sebagai fondasi moral yang memungkinkan UNMA bertahan, beradaptasi, dan berkembang di tengah dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional.
Selain merekam capaian dan tantangan, buku ini juga menghadirkan refleksi kritis mengenai kepemimpinan, modal sosial, budaya akademik, serta arah pengembangan universitas ke depan. Dengan demikian, buku ini diharapkan menjadi rujukan historis, bahan refleksi kelembagaan, dan sumber inspirasi bagi sivitas akademika, organisasi Mathla’ul Anwar, serta para pemangku kepentingan pendidikan tinggi dalam melanjutkan khidmat pendidikan secara berkelanjutan.

Ulasan
Belum ada ulasan.